Kepercayaan yang kembali diberikan kepada dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp.KK untuk kembali memimpin POBSI Provinsi Bali merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, serta kepemimpinannya dalam memajukan olahraga biliar di Bali selama periode sebelumnya. Hal itu tampak dari aspirasi pemilik suara Pengkab/Pengkot POBSI seluruh Bali merestuinya. Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali yang digelar Kamis, (26/2/2026 di Koni Bali, Denpasar telah menetapkan kembali dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp.KK sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bali untuk masa bakti 2026–2030.

Yang menarik, Musprov hingga terpilihnya kembali wanita yang pernah memimpin Pengkot TI Denpasar ini berlangsung sangat cepat, yakni hanya dalam waktu 30 menit setelah semua pemilik suara (Pengkab/Pengkot POBSI) di Bali merestuinya.
Laksmi Duarsa dinilai berprestasi memimpin POBSI Bali selama ini. Terbukti, di bawah kepemimpinannya, POBSI menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dalam pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas kompetisi daerah, maupun pencapaian prestasi di tingkat nasional. Tercatat dari kepemimpinan Laksmi Duarsa peride sebelumnya, POBSI sukses meraih 2 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perungu di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024.
Dalam sambutannya, dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pengurus, atlet, pelatih, serta klub-klub biliar se-Bali. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pembinaan berkelanjutan, meningkatkan profesionalisme organisasi, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak guna membawa olahraga biliar Bali semakin berprestasi dan berdaya saing.

Periode 2026–2030 diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan akselerasi prestasi, dengan fokus pada beberapa hal penting yakni : (1) Penguatan program pembinaan atlet berbasis prestasi dan sport science; (2) Peningkatan kualitas wasit dan pelatih melalui sertifikasi berjenjan; (3) Penyelenggaraan turnamen yang kompetitif dan berstandar nasional; (4) Penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan profesional serta Kepemimpinan yang visioner dan konsisten menjadi modal utama untuk menghadapi tantangan ke depan.
Dengan semangat kebersamaan dan sinergi seluruh elemen, ia optimis, POBSI Bali diyakini mampu mencetak atlet-atlet unggulan yang mampu mengharumkan nama Bali di kancah nasional maupun internasional (*/ram).