Memaknai Perayaan Saraswati
Dengan Ilmu Pengetahuan, Manusia Mampu Menyeberangi Lautan Dosa

Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si

DENPASAR – Ilmu pengetahuan mesti digunakan untuk kebaikan bukan keburukan atau kejahatan sehingga ilmu pengetahuan itu bermaanfaat untuk memuliakan hidup manusia. Seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan disertai kebijaksanaan vibrasinya akan sangat berbeda dengan orang yang tidak berpengetahuan. Dengan ilmu pengetahuan, manusia bisa menyeberangi lautan dosa. Hal itu ditegaskan oleh Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si didampingi oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag dalam dharma wacana perayaan Hari Suci Saraswati di Kampus Pascasarjana UHN Sugriwa, Sabtu (4/4/2026).

Direktur Pascasarjana UHN Sugriwa, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag menyerahkan piagam kepada para pemenang Lomba Gebogan

Dijelaskan bahwa kata “Saraswati”  berasal dari dua suku kata yakni “Saras” artina sesuatu yang mengalir dan “Wati” artinya yang memiliki. Jadi Saraswati maknanya adalah sesuati yang memiliki sifat mengalirkan. Bersyukur bagi kita memiliki ilmu pengetahuan. Namun, ilmu pengetahuan itu mesti disertai kebijaksanaan.

Saraswati, kata Prof. Ngurah Sudiana, adalah momentum ketika Tuhan dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Aji Saraswati  menurunkan ilmu pengetahuan. Manusia harus memetik karunia ilmu pengetahuan untuk tujuan kemuliaan, untuk kebaikan. Dengan demikian, ilmu pengetahuan harus disertai dengan laku spiritual, kebijaksanaan.

“Ilmu yang digunakan untuk hal-hal positif, kemuliaan disebut penengen. Sebaliknya jika digunakan untuk hal-hal negatif (merusak) disebut pengiwa. Ilmu pengetahuan juga digunakan untuk mengobati diri-sendiri dengan nguriping aksara (menghidupkan aksara). Aksara juga bisa digunakan untuk mengobati orang lain” paparnya.

Ia menambahkan, leluhur kita memandang ilmu pengetahuan sebagai sesuatu yang sangat penting. Seseorang yang berpengetahuan vibrasinya berbeda dengan orang yang tak berpengetahuan. Saraswati memberi vibrasi yang positif bagi para pencari ilmu pengetahuan demi kemuliaan dan kebahagiaan dunia. Milikilah dan gunakanlah ilmu pengetahuan, untuk kesejahteraan semua makhluk.

Penyucian Badan dan Pikiran

Penggunaan ilmu pengetahuan bisa dilakukan dengan Bhakti marga (jalan bhakti) dan Jnana marga.

Anugerah ilmu pengetahuan yang turun itu hendaknya digunakan untuk  meningkatkan kesejahteraan dan menyucikan bhuwana alit (diri manusia) dan bhuwana agung (alam semesta). Penyucian diri, dalam rangkaian piodalan Saraswati di Parhyangan Pascasarjana UHN, dapat dilihat dari ayaban banten biakala, dan sesayut durmanggala, lalu ke dada dan ke wajah. Sesayut durmenggala penyucian kaki (bawah) lanjut pembersihan pinggang ke atas sampai dengan leher ke bawah. Penyucian pikiran dengan sarana Banten Prayascita. Prayas artinya penyucian, cita artinya pikiran.  Pikiran yang suci  memiliki Jnana yang bersih. Pikiran yang kotor, sangat buruk vibrasinya.

Dijelaskan bahwa, sesuai keyakinan umat Hindu, Dewi Saraswati berstana di pusar. Di dalam pustaka suci Tutur Aji Saraswati disebutkan “Aksara pinaka lingganing Sang Hyang Aji Saraswati”. Aksara adalah tempat bersemayamnya Sang Hyang Aji Saraswati (sumber ilmu pengetahuan).  Pustaka suci menyebutkan, ilmu pengetahuan dapat menyeberangi lautan dosa. Barang siapa yang paling berdosa di dunia ini hanya dapat dibebaskan oleh ilmu pengetahuan. Rektor Prof. Ngurah Sudiana  mengajak, mari memaknai Saraswasti dengan semangat belajar untuk segera menyelesaikan pendidikan. Keesokan harinya disebut Banyu Pinaruh. Banyu artinya air, Pinaruh artinya pengetahuan.  Jadi Banyu Pinaruh maknanya air ilmu pengetahuan. Rektor menutup dharma wacananya dengan mengucapkan selamat merayakan Hari Saraswati, semoga UHN Sugriwa segera menjadi World Class University dan dan menjadi kampus berkualitas.

Rektor UHN Sugriwa, Prof. Ngurah Sudiana (Pakai Jas Hitam) didampingi Wakil Rektor II, Prof I Nyoman Alit Putrawan,  Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag,  Dr. Surya Pradnya dan para pemenang Lomba Gebogan

Perayaan Hari Saraswati diisi dengan pengumuman para Juara Lomba Gebogan oleh panitia. Penyerahan Piagam dilakukan oleh Rektor UHN Sugriwa, Prof. Ngurah Sudiana, Wakil Rektor, I Nyoman Alit Putrawan dan Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Dra. Relin D.E., M.Ag.

Hadir dalam piodalan Saraswati di Parhyangan Pascasarjana UHN, sejumlah pejabat seperti Wakil Rektor II, Prof. Dr. I Nyoman Alit Putrawan, S.Ag, M.Fil.H, Dekan Fakultas Bahasa Bali, Dr. Ni Gusti Ayu Agung Nerawati, S.Ag, M.Si; Dekan Fakultas Dharma Duta, Dr. Drs. Nyoman Ananda, M.Ag; Prof. Dr. I Nyoman Yoga Segara, S.Ag, M.Hum; Dekan Fakultas Dharma Acharya Prof. Dr. Ni Komang Sutriyanti, S.Ag, M.Pd. H; Prof. Dr. I Nyoman Suweca, S.Ag, M.Ag dan jajaran pengelola Pascasarjana UHN Sugriwa (ram).

 

Share :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email