Universitas Warmadewa Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di Panti Asuhan Dharma Jati II Denpasar                                                                  
Melatih Yoga Asana, Pranayama dan Meditasi Bagi Anak-Anak Panti Asuhan                                    

Instruktur Pelatihan, Asana, Pramayama dan Meditasi, Dr. I Wayan Gede Suacana, M.Si dan Ketua Yayasan Dharma Jati, Drs. I Wayan Nika, M.Si bersama anak-anak Panti Asuhan Dharma Jati II

DENPASAR – Universitas Warmadewa, Denpasar menggelar pengabdian kepada masyarakat (PKM) berupa pelatihan yoga asana, pranayama dan meditasi bagi anak-anak Panti Asuhan Dharma Jati II Denpasar, Kamis, 7 Mei 2026.  Ketua panitia pengabdian, dosen Prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Warmadewa sekaligus instruktur pelatihan ini, Dr. I Wayan Gede Suacana, M.Si mengurai, secara umum tujuan kegiatan PKM adalah menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk membantu menyelesaikan permasalahan mitra program, memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri, meningkatkan kesejahteraan, serta memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Suasana pelatihan Meditasi 

Menurut Suacana, secara khusus tujuan pelatihan yoga asana, pranayama dan meditasi adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial, konsentrasi dan meningkatkan kesehatan anak-anak panti asuhan. Yoga asana menurutnya dapat memberikan rasa kebersamaan dan rasa memiliki. Hal ini sangat penting untuk kesehatan mental. Interaksi sosial dan dukungan moral dapat mengurangi perasaan terisolasi dan kesepian yang sering dirasakan oleh anak-anak panti asuhan. “Yoga asana memang dirancang untuk menyatukan tubuh, nafas, dan pikiran guna meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Praktek ini melampaui latihan fisik biasa karena menekankan konsentrasi penuh pada setiap gerakan dan nafas” ujarnya.

Latihan Yoga

Ketua Yayasan Dharma Jati II Denpasar Drs. I Wayan Nika, M.Si yang sejak 1985 merintis pendirian Panti Asuhan Dharma Jati I dan II menyatakan,  Panti Asuhan Dharma Jati II Denpasar saat ini mengasuh 51 anak dengan rentang usia mulai dari TK hingga perguruan tinggi. Panti Asuhan Dharma Jati II yang beralamat di Jalan Trengguli No. 80, Penatih, Denpasar adalah yayasan sosial Hindu yang didirikan tahun 1987 untuk menampung, mendidik, dan melindungi anak yatim piatu, terlantar, dan kurang mampu dari tingkat TK hingga perguruan tinggi.

Beberapa program yang dikembangkan yayasan ini meliputi: 1) Pendidikan : Anak-anak di panti asuhan ini mendapatkan pendidikan formal dan keterampilan seperti menari, menabuh, menjahit, pertukangan, menyanyi, mekidung, memasak, dan bela diri; 2) Keterampilan Teknologi Informasi : Panti asuhan ini juga memberikan pelatihan teknologi informasi kepada anak-anak untuk meningkatkan keterampilan mereka di era digital; 3) Ekspresi Seni :  Anak-anak di panti asuhan ini juga memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri melalui seni dan budaya lokal. 4) Anak-anak di panti asuhan ini mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak, serta kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan bakat mereka. Panti ini sering menerima bantuan dari masyarakat, relawan, dan instansi pemerintahan/universitas untuk pendidikan dan kebutuhan sehari-hari anak asuh. I Wayan Nika berharap pelatihan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga bisa memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak panti asuhan Dharma Jati I dan II.

Instruktur pelatihan I Wayan Gede Suacana membagi materi pelatihan menjadi tiga sesi, yaitu sesi asana, pranayama dan meditasi. Sesi pertama, pelatihan asana selama 45 menit  untuk meningkatkan keterampilan sosial yang membantu mengelola emosi dan meningkatkan kesabaran diri anak dan dapat memperbaiki komunikasi dan interaksi sosial seseorang. Melatih pikiran untuk fokus pada saat ini (mindfulness), menenangkan pikiran yang sibuk, serta meningkatkan daya ingat. Yoga asana juga dapat meningkatkan fleksibilitas, memperkuat otot, memperbaiki postur, menurunkan tekanan darah, dan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis untuk mengurangi hormon stres. Beberapa jenis asana yang dilatih agar anak bisa berfokus pada peningkatan fleksibilitas, kekuatan, dan konsentrasi antara lain : Pose Kupu-kupu (Butterfly), Pohon (Vrksasana), Kucing-Sapi (Cat-Cow), Kobra (Bhujangasana), Pose Anak (Balasana), Pose Teratai (Padmasana) dan lain-lain.

Rileksasi

Sesi kedua, pranayama 15 menit dilakukan dengan berlatih pengaturan nafas yang bertujuan menyatukan tubuh dan pikiran, serta meningkatkan kesehatan fisik dan mental melalui kontrol prana (energi vital). Latihan ini melibatkan beberapa aspek penting, yaitu puraka (menghirup), antara kumbhaka (menahan nafas) dan rechaka (menghembuskan nafas). Beberapa jenis pranayama yang dilatih meliputi Nadi Shodhana (pernafasan lubang hidung bergantian), Kapalabhati (pembersihan tengkorak/nafas cepat), Bhramari (nafas lebah), Ujjayi (nafas kemenangan), Bhastrika (nafas api), serta Sitali (nafas pendingin), Sitkari (nafas mendesis) dan lainnya untuk menenangkan pikiran.

Penyerahan Bantuan Buku

Sesi terakhir,  relaksasi dan meditasi selama 15 menit. Relaksasi dan meditasi dilatih agar anak-anak panti asuhan dapat menjernihkan pikiran, meningkatkan fokus, dan mengurangi stres dengan memusatkan perhatian. Praktek ini memiliki dampak positif pada kesehatan fisik, peningkatan konsentrasi  serta keterampilan sosial. Instruktur memberikan praktek relaksasi Yoga Nidra, sebuah teknik untuk relaksasi mendalam, membawa peserta pelatihan ke kondisi antara bangun dan tidur. Praktek ini melibatkan baring (Shavasana), pemindaian tubuh (body scan), dan pernafasan untuk meredakan stres, kecemasan, dan meningkatkan kualitas tidur tanpa perlu usaha keras. Yoga Nidra diharapkan dapat membantu anak-anak panti asuhan untuk mencapai ketenangan pikiran, keseimbangan emosional, dan kesehatan fisik yang lebih baik. Dilanjutkan dengan latihan Meditasi Cahaya sebuah teknik relaksasi dengan memvisualisasikan cahaya untuk mencapai ketenangan, konsentrasi, kesadaran diri, membersihkan pikiran, menghilangkan energi negatif, dan membangun kedamaian batin.

Serah Terima bantuan Matras Yoga kepada Panti Asuhan Dharma Jati II Denpasar oleh I Wayan Gede Suacana kepada Ketua Yayasan Dharma Jati, I Wayan Nika

PKM diakhiri dengan penyerahan bantuan dana kepada Yayasan Dharma Jati Bali, matras yoga dan buku kepada anak-nak panti asuhan diterima langsung oleg Ketua Yayasan I Wayan Nika. Pelatihan yoga asana, pranayama dan meditasi ini diharapkan bermanfaat bagi peserta dalam menenangkan pikiran, membuka hati, dan merangkul esensi diri sejatinya, karena yoga sejatinya adalah perjalanan diri, melalui diri, ke dalam diri sendiri. Namaste! (*r/ram)

Share :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email