JOGYAKARTA — Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menggelar Maha Gangga Tirtha Gamana (MGTG) sebagai bagian dari rangkaian Prambanan Shiva Festival yang bertepatan dengan perayaan Mahashivaratri di Candi Prambanan, Minggu (15/2/2026). Prosesi utama MGTG adalah ritual malukat atau penyucian diri dan alam semesta dengan menggunakan 33 tirtha (air yang telah disucikan) yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia. Ritual yang dipuput (dipimpin) oleh 33 sulinggih Sabha Pandita dan 2 sulinggih dari Jawa Tengah dan Jogyakarta merupakan simbol penyatuan energi spiritual Nusantara dalam satu ruang suci peradaban.
Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Wisnu Bawa Tenaya menyatakan, MGTG tak hanya menjadi prosesi keagamaan, tetapi juga merupakan manifestasi filosofi kesucian air sebagai sumber kehidupan dan pemersatu bangsa.
“Maha Gangga Tirtha Gamana adalah simbol penyucian lahir dan bathin, sekaligus pesan ekologis bahwa air merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama,” ujarnya. Ia menambahkan, arak-arakan tirtha dari 33 provinsi ini merupakan wujud nyata harmoni antara spiritualitas, budaya, dan nasionalisme.
Acara dimulai dari Candi Kedulan di mana 33 kendi yang berisi tirtha dari 33 Provinsi dari seluruh Indonesia disimpan. Tirtha 33 kendi ini kemudian diarak dengan parade sejauh kurang lebih 5 km dari Candi Kedulan menuju Candi Prambanan, diikuti setidaknya oleh tiga ribu umat Hindu dari berbagai daerah. Prosesi berlangsung khidmat dengan diiringi pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter. Warna merah putih, selain merupakan bendera Indonesia, juga mengandung filosofi getah-getih (getah-putih dan getih – merah) yang lahir dari kearifan nusantara.

Sebagai rangkaian utama Prambanan Shiva Festival, Maha Gangga Tirta Gamana kemudian dilaksanakan dengan prosesi panglukatan massal dengan tirtha dari 33 Provinsi dipimpin langsung oleh 35 Sulinggih dari seluruh Nusantara. Prosesi ini menegaskan posisi Candi Prambanan tidak hanya sebagai warisan budaya dunia, tetapi juga sebagai ruang hidup spiritual yang menyatukan nilai ketuhanan, kebudayaan, dan kebangsaan.
Prambanan Shiva Festival diselenggarakan oleh PHDI Pusat bekerjasama dengan Tim Kerja Candi Prambanan, dengan tujuan menghadirkan perayaan Mahasivaratri yang khidmat, inklusif, serta berakar pada nilai-nilai luhur Nusantara.
Rangkaian even nasional ini dihadiri oleh Wakil Menteri Kebudayan RI Giring Ganesha, dan Wakil Menteri Kependudukan dan Keluarga Berencana RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka. Hadir Pula Dharma Adhayksa PHDI Pusat Ida Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba, Ketua Sabha Walaka Kol Inf (Purn) I Nengah Dana, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Tim Kerja Candi Prambanan I Nyoman Ariawan Atmaja, Ketua Panitia Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 Marsda (Purn) I Made Susila dan tokoh-tokoh Hindu lainnya (r/ram).
Nama 35 Sulinggih yang Muput Mahagangga Tirtha Gamana di Halaman Candi Pramnanan adalah sebagai berkut.
- Ida Pedanda Nabe Gde Bang Buruan Manuaba
- Ida Pandita Mpu Nabe Daksa Yaksa Acharya Manuaba
- Ida Pandita Nabe Dharma Putra Paseban
- Ida Pandita Nabe Mpu Siwa Budha Daksa Darmita
- Ida Pedanda Gede Made Jelantik Dwija Putra
- Ida Rsi Agni Jaya Mukthi
- Ida Rsi Bhagawan Agung Damarjaya Pemecutan Manuaba
- Ida Rsi Agung Wayahan Suta Dharma Jaya Giri
- Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi
- Ida Mpu Bhaskara Murti Biru Daksa
- Romo Rsi Satya Dharma Telaga
- Shri Mpu Dharma Agni Yoga Sogata
- Ida Pandita Mpu Putra Daksa Yogiswara Manuaba
- Ida Sri Bhagawan Yogananda
- Ida Pedanda Gede Taman Suci Bang Buruan Manuaba
- Ida Rsi Agung Putra Sidhi Mantra Manuaba
- Ida Bhagawan Pradnyan Sidi Yogi
- Ida Pandita Mpu Sitangka Jaya Nugraha SDN
- Ida Shri Bhagawan Dalem Acharya Mahakerthi Wira Jagat Manik
- Ida Pandita Mpu Acarya Pramadaksa Jayananda
- Ida Pandita Mpu Daksa Putra Yaksa Tegal Manuaba
- Ida Pandita Mpu Nabe Dwijaksari Parama Daksa Yogi
- Ida Pandita Mpu Satya Sandhi Daksa Darmita
- Ida Pandita Mpu Wibawa Acarya Daksa Manuaba
- Ida Pandita Mpu Putra Bhirudaksa Yaksa Acharya Manuaba
- Ida Pandita Mpu Swi Reksodamarjati Dipayana
- Shri Mpu Brahma Vidyananda Raksita
- Ida Pandita Mpu Dharma Bhavana Mundi Daksa Manuaba
- Ida Pedanda Gede Rai Putra Bang Buruan Manuaba
- Ida Rsi Agung Wasita Suta Dharma Wijaya
- Ida Pandita Mpu Wajra Wirya Kusuma Ananda
- Ida Pedanda Istri Bang Keniten
- Ida Pandita Mpu Nabe Agni Satyawadi Dwi Natha Daksa
- Ida Pedanda Gede Putra Kemenuh Manuaba
- Ida Sri Bhagawan Ratnashantiro Sebali