SINGARAJA – Generasi muda Hindu Kabupaten Buleleng didorong untuk tidak hanya memahami dan mengamalkan nilai-nilai agama, tetapi juga memiliki kreativitas, karakter, kepercayaan diri, serta daya saing. Dorongan tersebut mengemuka dalam pelaksanaan Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 yang digelar Kelompok Kerja Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng pada Rabu (7/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 9 Oktober 2026, resmi dibuka oleh Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, S.M dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng I Gede Sumarawan, S.E., M.Pd.H di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng. Hadir perwakilan PHDI Kabupaten Buleleng, Ketua PSN Kabupaten Buleleng jajaran Kemenag, guru pendamping, peserta lomba, panitia, serta mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) IAHN Mpu Kuturan Singaraja.
Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, S.M mengapresiasi pelaksanaan Utsawa Jnananing Sad Dharma #3. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk menggali dan mengembangkan potensi generasi muda Hindu sejak dini. “Anak-anak kita ini memiliki potensi yang luar biasa. Jangan sampai potensi itu hanya berhenti di tingkat Kabupaten Buleleng. Kita ingin mereka mampu bersaing sampai tingkat Provinsi Bali bahkan nasional,” ujar Ketut Ngurah Arya.

Ia menambahkan, pembinaan generasi muda tidak cukup hanya melalui pendidikan formal. Kegiatan keagamaan seperti Utsawa Jnananing Sad Dharma dinilai mampu membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai-nilai spiritual. “Kita ingin melahirkan generasi muda Hindu yang berkarakter, percaya diri, memiliki kemampuan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun kehidupan beragama,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda Hindu, Ketua DPRD Buleleng juga menyerahkan bantuan dana kegiatan kepada panitia pelaksana. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan sekaligus memperkuat pembinaan potensi generasi muda Hindu di Buleleng.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng I Gede Sumarawan, S.E., M.Pd.H mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Utsawa Jnananing Sad Dharma #3. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk mencari juara, tetapi menjadi sarana bagi generasi muda Hindu untuk mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri. “Utsawa Jnananing Sad Dharma ini bukan semata-mata mencari juara. Tapi yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi, berani tampil, dan semakin mencintai ajaran agama Hindu,” ungkap Sumarawan.
Ia berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan pengalaman selama mengikuti lomba sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang pembinaan yang berkelanjutan sehingga generasi muda Hindu Buleleng semakin percaya diri, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan di masa depan,” imbuhnya.
Ketua Panitia Utsawa Jnananing Sad Dharma #3, Kadek Edy Wirya Dana, S.Sos menambahkan, kegiatan ini dirancang sebagai wadah generasi muda Hindu unjuk kemampuan, kreativitas, sekaligus pemahaman terhadap ajaran agama Hindu. “Kami ingin Utsawa Jnananing Sad Dharma ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk berani tampil dan menunjukkan potensi yang mereka miliki. Bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun karakter dan kecintaan terhadap ajaran Agama Hindu,” kata Kadek Edy.
Menurut Kadek Edy, antusiasme peserta dan guru pendamping menjadi salah satu indikator positif dalam pelaksanaan kegiatan. Dukungan berbagai pihak juga dinilai menjadi kekuatan penting agar kegiatan pembinaan generasi muda Hindu dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, khususnya pemerintah daerah, DPRD Buleleng, Kementerian Agama, para guru pendamping, peserta, serta seluruh panitia,” ujarnya.

Pembukaan Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 juga berlangsung meriah dengan penampilan Dharma Gita yang dibawakan secara bersama oleh Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya dan Kakan Kemenag Buleleng I Gede Sumarawan. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan sinergi dalam mendukung pembinaan kehidupan keagamaan Hindu di Kabupaten Buleleng.
Utsawa Jnananing Sad Dharma #3 diharapkan tidak berhenti pada pencapaian prestasi dan perolehan juara. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses membangun generasi muda Hindu Buleleng yang berkarakter, kreatif, percaya diri, memahami nilai-nilai agama, sekaligus memiliki daya saing menghadapi tantangan masa depan. Tahun ini beberapa lomba yang digelar antara lain : Cipta Lagu Religi, Puja Tri Sandhya, Dharma Wacana, Geguritan, Video Pendek, dan Majejahitan Canang Sari dan Kwangen (wan).